IDUL FITRI

Wak Labu dikenal sangat mudah berjanji. Tapi dari sekian banyak janjinya, tak satu pun bisa ia tepati. Lae Gortik sudah berulangkali menegur Wak Labu agar mau berubah. Sayangnya, mental batu

SIANTAR-GN -Kepemimpinan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor sangat memalukan. Pasalnya, mantan pemborong ini kerap bersikap inkonsistensi. Demikian disampaikan Pemerhati Kebijakan Kota, Zul List, Senin (4/06) sore. “Gaya inkonsistensi yang menjadi

Oleh: Chairuddin Nahipospos Gunjingan politik kini mulai mengarah pada perdebatan sosok calon Wakil Wali Kota Siantar yang bakal ditinggal Togar Sitorus. Siapa paling berpeluang? Belum lepas dari ingatan, ketika proses

Wak Labu terus didera masalah yang bikin sakit kepala. Beban persoalan terus memberatkannya, sampai-sampai ingin saja rasanya ia pergi meninggakan kota dan meletakkan semua tanggungjawabnya. Namun dikarenakan alasan keluarga yang

DITERBITKAN OLEH PT POSMETRO MEDAN PERS (Harian POSMETRO MEDAN) Anggota SPS No. 433/2001/02/A/2012 EDISI CETAK SEJAK OKTOBER 2001 CEO Suhendro Baroma Komisaris Zulmansyah Sekedang Pemimpin Umum/GM/Penjab Maranatha Tobing Penasihat Hukum

Kekesalan Lae Gortik pada Wak Labu makin membatu. Beragam tindakan Lae Gortik sebagai bentuk respons kekecewaan terhadap sikap tak normal Wak Labu, terus dilakukan Lae Gortik. Sudah beragam cara ditempuh

Melihat kemarahan Lae Gortik yang sulit dibandung, Wak Labu memilih terbang ke Jakarta guna mengadu kepada sejumlah sesepuh Lae Gortik di sana. Singkat cerita, setelah tiba di ibu kota, Wak

Pesta meriah yang digelar Wak Labu usai sudah. Sampai di rumah dan duduk di teras depan, Wak Labu kepikiran dengan sikap Lae Gortik saat bertemu di pesta tadi. “Masak dibilang

Tuntutan Lae Gortik, masih membuat rasa bimbang menyelimuti hati Wak Labu. Sidang untuk menentukan dirinya bersalah atau tidak, segera digelar. Tak ada cara lain bagi Wak Labu untuk membatalkan sidang