Kapolsek Percut Sei Tuan-Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Dicopot

oleh -1.505 views
Kapolsek Percut-Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Dicopot

POSMTRO MEDAN – Kapolsek Percut Sei Tuan dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota dicopot karena kegiatan Pertandingan futsal ‘Polsek Medan Kota vs Alwasliyah’ berujung dicopotnya dua pejabat di jajaran Polrestabes Medan.

“Akibat dari penyelenggaran turnamen futsal ini, Kapolda Sumut mengambil langkah tegas mencopot jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (3/2/2021).

Kapolsek Percut Sei Tuan yang dicopot adalah AKP Ricky Paripurna Atmaja. Sementara Kanit Reskrim Polsek Medan Kota yang dicopot adalah Iptu Ainul Yaqin.

“Pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan dikarenakan lalai serta tidak mengetahui adanya turnamen futsal di GOR Mini Pancing yang merupakan wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. Sedangkan pencopotan terhadap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota karena ikut dalam turnamen tersebut,” ucap Hadi.

BACA..  Prediksi Pertandingan Liga Belanda: ADO Den Haag vs RKC Waalwijk

Hadi menegaskan sanksi pencopotan ini karena adanya pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi saat pelaksanaan pertandingan futsal. Dia mengatakan pencopotan sesuai intruksi Kapolda Sumut untuk menindak setiap pelanggar protokol kesehatan.

“Untuk anggota lain yang diduga terlibat akan diperiksa oleh Propam Poldasu,” jelas Hadi.

Sebelumnya, pertandingan futsal ‘Polsek Medan Kota vs Alwasliyah’ viral karena dipadati penonton. Pertandingan ini dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang.

Video yang viral itu berjudul ‘Live Final Fun Futsal Cup: Polsek Medan Kota Vs Al-Washliyah’. Suara komentator yang ada di video itu menyebut pertandingan ini merupakan pertandingan final antara tim dari Polsek Medan Kota dan Alwashliyah Tanjungbalai. Namun tak dijelaskan detail apakah pemain merupakan personel polisi atau bukan.

BACA..  Prediksi Pertandingan Championship: Brentford vs Stoke City

Suara dalam video juga mengatakan suasana di gedung terlihat ramai. Hal ini terjadi karena pertandingan yang sedang berlangsung merupakan pertandingan final.

“Sangat menghibur sekali bagi masyarakat Kota Medan kita lihat di Fun Futsal Cup 2021 ini memang sangat penuh sekali. Karena di semifinal kemarin tidak begitu ramai, tapi final tumpah ruah,” demikian terdengar suara dalam video itu.

BACA..  Prediksi Pertandingan Championship: Bournemouth vs Watford

Polisi juga telah menetapkan penyelenggara kegiatan, Bania Teguh, sebagai tersangka. Dia dijerat karena memalsukan tanda tangan anggota Polri untuk izin pelaksanaan kegiatan.

“Jadi, pada saat mengajukan ke Dispora Sumut, B belum melengkapi persyaratan-persyaratan, yaitu di antaranya surat izin dari pada aparat yang berwenang kemudian surat rekomendasi dari Satgas COVID-19 Provinsi Sumut. Jadi itu alasan yang bersangkutan memalsukan tanda tangan anggota Polri agar mudah atau lancar dalam permintaan izin,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko.

Atas perbuatannya, Bania dijerat Pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) serta juga pelanggaran protokol kesehatan.(red)

Source