Polsek Patumbak Ringkus 3 Pelaku Pencurian

oleh -202 views
Medan – Lama tak terdengar kabarnya, aksi pencurian modus kusuk-kusuk di dalam angkutan kota (angkot) mendadak muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun tak butuh waktu lama, tekab Patumbak yang mendapat laporan langsung bergerak cepat mengamankan ketiga pelaku dikawasan Jl.SM Raja, Kec.Medan Amplas, Jumat (8/5/2020) kemarin.
Para pelakunya adalah; Roni Nahot Tobing (68) warga Jl.Sakura, Kec.Medan Helvetia, Marudut Sihombing (40) warga Jl.Seksama, Kec.Medan Amplas dan Lilianty Purba (35) warga Jl.Flamboyan, Kec.Medan Tuntungan.
Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka bermula dari laporan korbannya,  Eko Saputra Sitanggang (23) warga Jl.Murai Dusun III, Desa Citaman Jernih, Kec.Perbaungan, dengan No : LP/198/V/2020/SU/Restabes/Sek Patumbak tanggal 8 Mei 2020.
Bermula saat korban naik angkot 06 Medan Bus dari kawasan Amplas, para pelaku yang sudah memantau korban dari jauh pun turut naik ke angkot tersebut dengan jarak yang berbeda-beda.
“Sesampainya di dalam angkot, salah seorang pelaku langsung mendekati korban sembari menanyakan penyakitnya. Selanjutnya pelaku langsung melancarkan aksinya dengan memijat dan menghentakkan kaki korban,” ungkap Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung, Selasa (11/5/2020) sore.
Dikatakan Gindo, tak lama usai memijat dan melihat korban sudah menurut, para pelaku dengan cepat mengambil barang bawaan korban dan turun dari angkot di kawasan Simpang Limun.
“Dari pengakuannya, korban merasa tak sadar saat pelaku memijat kakinya. Korban baru tersadar saat berada dikawasan Jl.Juanda, Kec.Medan Kota dan sudah kehilangan uangnya sebesar 10 juta yang disimpang disaku sebelah kiri,” terang Gindo.
Lanjutnya, dari kejadian tersebut pihaknya pun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka dibawah Fly Over Amplas dan diduga hendak melancarkan aksinya kembali.
“Dari tersangka kita amankan barang bukti 1 unit mobil Avanza BK 1686 HX, 3 buah cincin emas palsu, uang tunai Rp1,5 juta, 3 unit hp, 2 unit jam tangan, 2 buah anak kunci mobil, 5 buah tas ransel, 3 buah dompet dan 3 lembar KTP para pelaku,” ungkap Gindo.
Masih dikatakan Gindo, jika pihaknya menduga para pelaku sudah sering melakukan aksinya dan masih melakukan pengembangan serta berkordinasi dengan Sat Reskrim Polrestabes Medan.
“Bagi masyarakat yang pernah menjadi korban dari tersangka silahkan datang dan melapor. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” pungkas Gindo. (Mad)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro