Bukan Positif Covid-19, Warga Kuala Hanya PDP

oleh -849 views

LANGKAT-Isu seorang warga Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat berinisial ST (40) positif Covid-19, beredar.

Hal itu dibantah Jubir Satgas Covid 19 Langkat, Dr. H. Arifin Sinaga.

Ia menegaskan pasien adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan bukan positif Covid-19.

“Warga Kuala itu benar telah menjalani Rapid Test karena mengalami gejala demam tinggi,” ungkapnya melalui selular,  Jumat (1/5/2020).

“Hasilnya memang positif, namun hasil Rapid Test bukan serta merta bisa mevonis orang tersebut Positif Covid19,” sambungnya.

Menurut dr Arifin, masih harus dites lebih lanjut. Oleh sebab itu, statusnya masih PDP.

“Dari Rapid Test itu, ST juga diketahui memiliki penyakit jantung dan paru-paru,” ungkapnya.

Dijelaskan dr Arifin, seorang pasien bisa dikatakan positif Covid-19, jika setelah Rapid Test dilanjut dengan menjalani 2 tahap pemeriksaan.

“Yakni Test PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan Swab Hidung atau Tenggorokan,” jelas dr Arifin.

“Setelah melalui dua test terakhir ini, jika hasilnya positif baru bisa divonis positif Covid 19,” sambungnya.

Namun jika hasilnya Negatif, artinya tidak positif Covid 19.

“Jadi sampai hari ini belum ada satupun warga Kabupaten Langkat yang berstatus positif Covid-19,” tuturnya.

Sembari menjelaskan, kini ST telah dirujuk  ke RS. Martha Friska Multatuli Medan untuk menjalani isolasi PDP sesuai Protokol Kesehatan.

Pasien dirujuk menggunakan ambulance milik Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat didampingi petugas kesehatan.

Selain itu, rumah milik ST serta lokasi tempat kerjanya telah disemprot disinfektan.

Keluarga dan orang-orang yang sebelumnya berinteraksi dengan ST juga telah diperiksa dengan Rapid Test, hasilnya negatif.

“Alhamdulillah mereka yang di Rapid Test sebanyak 45 orang, semuanya  negatif,” tukas dr Arifin.

“Saat ini mereka sedang menjalani karantina mandiri selama 14 hari,” sambungnya.

Terpisah, Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Langkat Limin Ginting menjelaskan kronologi ST jadi PDP.

“Mulanya ST mengalami demam tinggi pada 28 April 2020,” tutur Limin.

Karena demamnya tidak kunjung reda saat dirawat di rumah, keluarga ST membawa berobat ke Klinik Indra di Pasar II Padang Cermin Kecamatan Selesai, pada 30 April 2020 pukul 01:00 WIB.

Setelah menjalani beberapa jam perawatan di klinik tersebut, pasien di bawah ke RS. Arta Medica Binjai pukul 17:00 WIB.

Akhirnya dirujuk ke RS Martha Friska Multatuli Medan, setelah dinyatakan PDP dari hasil Rapid Test.

Sementara, Ketua Bidang Humas Satgas Covid 19, H.Syahmadi menegaskan, agar masyarakat Langkat tidak mudah termakan isu.

Kebenaran berita kasus Covid 19, bisa diakses melalui aplikasi web resmi milik Satgas Covid 19 Langkat coronainfo.langkatkab.go.id.

“Serta mengunjungi medsos milik Diskominfo Langkat,” sebutnya.

Antara lain, Facebook: @diskominfo langkat, IG: @diskominfo_langkat dan Twitter: @kominfolangkat.

“Jangan mempercayai dan menyebarkan informasi dari sumber yang tidak jelas kredibilitas dan validitasnya,” ujar Syahmadi.

Hal itu untuk menghindarkan kita dari berita disinformasi dan berita HOAX.

“Mari bersama kita jaga kondusifitas dan kenyamanan Negeri Bertuah ini, terlebih ditengah bulan Ramadhan yang Agung,” ajaknya.(yan/sor)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro