oleh

Saksi Masuk Kategori ODP Covid-19, Sidang Dzulmi Eldin Ditunda hingga 6 April

MEDAN- Sidang perkara dugaan suap dengan terdakwa Wali Kota Non-aktif Medan Dzulmi Eldin terpaksa ditunda Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan. Penundaan ini lantaran sejumlah saksi yang akan dihadirkan jaksa masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, Kamis (26/3/2020).

Majelis Hakim Abdul Aziz yang memimpin sempat membuka persidangan pukul 10.30 WIB. Usai dibuka, Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Siswandono langsung meminta penundaan. Sebab saksi yang akan dihadirkan merupakan ODP virus corona.

“Ada 8 atau 9 saksi yang kami rencanakan hadir hari ini. Tapi kemudian tak dapat hadir karena semuanya sedang karantina (isolasi) mandiri (ODP),” katanya.

Jaksa tidak menyebut nama dari saksi-saksi yang akan dihadirkan di sidang Eldin tersebut. Sementara, penasijat hukum Dzulmi Eldin, Junaidi Matondang mengaku berharap pertimbangan Majelis Hakim.

“Kami sebenarnya ingin sidang ini berjalan, tapi situasi virus corona ini membuat kita bertaruh nyawa. Serba salah,” ucapnya.

Junaidi pun mengakui menerima informasi soal pejabat dan jajaran Pemko Medan yang menjadi ODP pascameninggalnya Asisten Pemerintahan Pemkot Medan alamrhum Musaddad.

“Situasinya jadi serba hati-hati. Mohon pertimbangan Majelis Hakim,” ujarna.

Setelah berdiskusi, Ketua Majelis Hakim Abdul Aziz memutuskan menunda sidang hingga 6 April 2020. Terpenting, sidang Eldin tetap berjalan perkaranya di pengadilan.

Majelis hakim pun menawarkan jika memungkinkan sidang dilakukan dengan teleconference. Terdakwa di rutan, saksi di tempatnya masing-masing dan majelis, jaksa serta pengacara di PN Medan. Tapi ini perlu kerjasama yang baik agar teleconferencenya lancar.

“Kami tunda sampai 6 April 2020 untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi. Apakah kita bisa sidang 6 April di sini nanti, kita lihat situasinya seperti apa. Semoga wabah virus corona segera berakhir, dan kita semua dalam keadaan sehat,” ujar Aziz.(ines/red)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed