oleh

Masuk Daftar DPO, Pelaku Begal Ditembak Polisi

MEDAN – Masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), pelaku begal dengan inisial MYN (26) warga Pasar III Tembung Gang Satria, Kec.Percut Sei Tuan, Deliserdang ditembak Tekab Unit Reskrim Polsek Medan Barat.
Kaki kanan MYN terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat ditangkap, Jumat (20/3) sekira pukul 03.00 WIB.
Kapolsek Medan Barat Kompol Afdal Junaidi kepada wartawan, Jumat sore mengatakan penangkapan terhadap pelaku merupakan tindaklanjut laporan korban M Fauzi (24) warga Jalan Budi Keadilan Lingkungan 23 Kelurahan Pulau Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat yang tertuang di Nomor: /276/XI/2018/SPKT/Restabes Medan/Sektor Medan Barat. Serta pengembangan dari pelaku lainnya yang sebelumnya sudah tertangkap.
“Dalam laporannya, Jumat 2 November 2018 sekira pukul 05.00 WIB, korban yang mengendarai sepedamotor Honda Scoopy warna hitam putih BK 6494 AGN melintas di depan kampus Dharma Wangsa Jalan KL Yos Sudarso Kelurahan Glugur Kota. Tiba-tiba 4 pelaku begal yang berboncengan dengan dua sepedamotor langsung memepet korban,” ujarnya.
Salah seorang pelaku sambungnya, langsung menendang korban hingga tersungkur ke aspal bersama sepedamotornya. Selanjutnya pelaku yang membawa klewang menghampiri korban sembari mengacungkannya ke arah korban. Korban yang ketakutan langsung berdiri dan berlari menjauh. Pelaku kemudian melarikan sepedamotor korban. Korban selanjutnya membuat laporan ke Polsek Medan Barat.
“Dari hasil penyelidikan petugas mengungkap identitas pelaku. Akhir 2018 lalu seorang pelaku berinisial AH berhasil dibekuk. Dari pengakuan pelaku ia melakukan aksi begal bersama rekannya, MYN, Ha dan Da. Petugas melakukan pengembangan dan membekuk Ha. Selanjutnya petugas menetapkan pelaku lainnya sebagai DPO dengan Nomor: DPO/41/XI/2018/Reskrim,” katanya.
Lanjut Kapolsek, Jumat (20/3) sekira pukul 03.00 WIB, Tekab mendapat informasi bahwa MYN sedang berada di rumahnya. Petugas bergerak ke lokasi dan berhasil membekuk pelaku. Saat diinterogasi pelaku mengakui aksi kejahatan yang dilakukannya bersama 3 temannya. MYN mendapat bagian Rp 500 ribu dari hasil penjualan sepedamotor rampasan tersebut.
“Dari pengakuan pelaku, ia bersama teman-temannya sudah 10 kali melakukan aksi begal diantaranya 3 kali beraksi di Jalan Pancing pada 2018, 2 kali di Jalan Adam Malik Medan, 2 kali di Jalan Cemara, 1 kali di Jalan Jamin Ginting dan 2 kali di Jalan Yos Sudarso,” terangnya.
Masih kata Kapolsek, petugas kemudian membawa pelaku untuk pengembangan mencari pelaku lainnya dan barang bukti. Namun pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara tetapi tak diindahkan.
“Selanjutnya Tekab memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan pelaku hingga rubuh. Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhyangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelay itu diboyong ke Mako guna diperiksan intensif,” pungkasnya. (sor)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed