Bripka DS Tewas Tertembak; Bripka KHN Tersangka, Pistol Milik Wadir Krimsus

oleh -594 views
sdr

MEDAN – Pasca meminta keterangan sedikitnya 11 orang, penyidik Satreskrim Polrestabes Medan menetapkan Bripka KHN sebagai tersangka atas tewasnya Bripda DS (21).

Dimana terungkap, Bripda DS meninggal dunia setelah kepalanya ditembus peluru ketika bercanda di salah satu kamar barak Sat Sabhara Polrestabes Medan, Sabtu (28/3/2020) kemarin.

“Sejauh ini kita sudah melakukan penyidikan dan menetapkan 1 tersangka, Bripda KHN. Sejauh ini ada 11 saksi yang dimintai keterangan terhadap kasus ini,” jelad Kapolrestabes, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir didampingi AKBP Maringan Simanjuntak (Kasat Reskrim), AKP Rafles (Wakasat) dan AKP Ricky Pripurna Atmaja (Kanit Pidum) saat memberikan keterangan pers, Senin (30/3/2020) pada wartawan di Mapolrestabes Medan.

Penyidik, lanjut Kapolrestabes, baru saja melakukan pra rekonstruksi. Hasil penyidikan sementara, motif yang bersangkutan bercanda sambil menodongkan pistol dan berujung kematian.

Kapolres juga menyebut, senjata yang dibawa bersangkutan adalah senjata milik Wadir Krimsus Poldasu, AKBP Bagus Oktobrianto. Namun pihaknya masih mendalami mengapa senjata tersebut bisa ada ditangan yang bersangkutan. “Kita masih mendalami mengapa senjata itu bisa sampai di tangan yang bersangkutan,” katanya.

“Penyidik juga telah mengamankan barang bukti dari lokasi di antaranya, sepucuk senjata api jenis Glock, 1 Magazine, 12 butir peluru, 1 selongsong dan 1 proyektil. Keluarga besar Polrestabes Medan turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Mudah-mudahan ini kejadian terakhir,” tukasnya.

Atas kejadian ini, tersangka bakal dipersangkakan melanggar Pasal 338 KUHPinda tentang Pembunuhan dan Pasal 359 KUHPidana tentang Kelalaian (Kealpaan) yang Menyebabkan Orang Lain Mati dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (sor/ras)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro