Gubsu Diminta Tak Angkat Kadiskes Asahan Jadi Sekdinkes Sumut

oleh -156 views

MEDAN – Sehubungan dengan rencana Pemprovsu yang kembali akan melakukan mutasi pejabat eselon 3 dan 4, Gubernur Sumatera Utara diminta untuk tidak kecolongan dengan mengangkat Kadis Kesehatan Kab.Asahan dr. AY sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan di lingkungan Pemprov Sumut.

Dalam proses rotasi, mutasi maupun promosi jabatan hendaknya Gubernur melakukannya selektif berdasarkan kompetensi dan rekam jejak yang baik. Bukan karena kedekatan serta koneksitas seseorang dengan organisasi tertentu maupun dengan pejabat tinggi di lingkungan Pemprovsu,” kata Ketua Gerakan Rakyat Anti Korupsi Hendra kepada wartawan, Jumat pagi (3/1/2020).

Hendra menyebut, alasan penolakan dr.AY untuk menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dinas di lingkungan Pemprovsu karena yang bersangkutan santer diisukan tersandung kasus pengangkatan pegawai honor kontrak yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatan yang disinyalir sarat dugaan KKN.

“Apalagi kasus honor diduga siluman itu belum ditindaklanjuti sebaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Kab.Asahan. Bupati terdahulu alm. Taufan Gama juga memerintahkan Kadiskes Asahan menindaklanjuti hasil temuan tersebut dalam waktu 10 hari. Jika dalam waktu 10 hari tidak ada tindaklanjut maka masalah ini bisa dilanjutkan ke ranah hukum karena adanya penyalahgunaan wewenang,” ucapnya.

Begitu juga sebelumnya Kadis Kesehatan Asahan yang telah mengikuti Seleksi Terbuka untuk Jabatan Tinggi Pratama Provsu, seharusnya, kata Hendra, Bupati Asahan Surya tidak memberikan izin atau rekomendasi kepada dr. AY untuk mengikuti seleksi tersebut.

Karena salah satu syarat dari lelang tersebut adalah Surat Pernyataan tidak pernah/sedang menjalani hukuman disiplin atau pidana. “Memang AY belum pernah mendapatkan hukuman disiplin atau pidana tetapi dengan belum selesainya tindaklanjut hasil temuan Inspektorat tersebut maka yang bersangkutan masih bermasalah di Kab.Asahan. Makanya kita berharap Bupati Asahan agar tegas sehingga tidak merusak citra pemkab Asahan,” tegas Hendra.

Sementara itu Kepala Inspektorat Asahan Zulkarnain Nasution dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut belum dapat memberikan jawaban. Begitujuga Kadis Kesehatan Aris Yudhariansyah juga belum menjawab konfirmasi wartawan seputar surat inspektorat Asahan yang ditujukan kepada dirinya. (apo/rel)

div class="__mango" data-placement="1219"

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro