DIDUGA PT AQUAFARM NUSANTARA BUANG LIMBAH KE LAUT, DINAS LH SERGAI AKAN TURUNKAN TIM

oleh -13.016 views

PANTAI CERMIN – Menjawab keresahan warga masyarakat terkait pencemaran limbah rumah tangga dan pengolahan ikan PT Aquafarm Nusantara ( PT AFN), yang berlokasi di Dusun VII,  Desa Naga Kisar, Kec.Pantai Cermin, Kab.Sergai. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai akan menurunkan Tim guna melakukan verfikasi di lapangan.

Informasi  yang dihimpun koran ini, sebelumnya, warga yang berdomisili di sekitar perusahaan PMA tersebut mengeluhkan pabrik pengolahan ikan segar milik PT AFN diduga membuang limbah ke laut, sehingga dampak penghasilan para nelayan tradisional di lokasi  pesisir pantai menjadi berkurang cukup drastis.

“Kita akan menurunkan tim guna melakukan verifikasi di lapangan guna menidak lanjuti pemberitaan sejumlah media massa,” ujar Kepala Dinas LH Sergai, Panisean Tambunan S.Sos kepada POSMETRO MEDAN melalui seluler, Jumat (30/8).

Disebutkan warga PT. Aquafarm Nusantara diduga membuang limbahnya ke ke sungai maupun lokasi kolam yang tidak jauh dari laut. Akibatnya limbah rumah tangga maupun bungkusan plastik langsung mencemari laut, sehingga tangkapan ikan laut menurun drastis dalam beberapa tahun ini.

Dampak jangka panjangnya nelayan sangat rugi dengan tangkapan ikan yang semakin berkurang. Guna mencegah berlarut larutnya aktivitas pencemaran limbah ini, sejumlah nelayan  meminta pemerintah agar mengecek lokasi pembuangan limbah perusahaan tersebut, jika terbukti membuang limbah ke laut pihak harus  memberikan sanksi tegas.

Disebutkan bahwa selain limbah pengolahan ikan ada juga limbah rumah tangga sehingga laut semakin kotor. Ironisnya, para nelayan tradisional secara rutin bersama sama membersihkan pesisir agar limbah seperti plastik dan lain-lain tidak terbawa arus laut ke tengah.

“Kondisi ini membuat kami prihatin karena bagaimana nelayan bisa sejahtera jika lautnya tercemar. Untuk itu, langkah tegas harus dilakukan jika tidak laut yang menjadi kebanggaan Kabupaten Serdang Bedagai akan semakin tercemar,” cetus salah seorang nelayan kepada koran ini.

div class="__mango" data-placement="1219"

Aliansi NGO PMBDS Sergai, Aswad Sirait kepada POSMETRO MEDAN mengatakan bahwa selama dua hari turun di lokasi melihat lokasi limbah milik PT. Aquafarm Nusantara yang diduga secara bebas membuang limbah di sungai.

Menurut Aswat, pembuangan juga terlihat ada saluran pipa yang mengarah ke laut. Kemungkinan pipa tersebut tempat pembuangan limbah. Karena menurut keterangan para nelayan sesuai keterangan di lokasi, jika musim air laut pasang maka pihak perusahaan tersebut diduga membuang limbah ke lokasi sungai yang mengalir ke laut, beber Aswat.

“Jika hal ini terus dibiarkan maka sangat dikuatirkan bagi keberlangsungan ekosistem laut dan penghasilan para nelayan setempat.  Sebab, umumnya mereka masih menggunakan alat tangkap sederhana maupun dengan  kapal tradisional maka penghasilan mereka sangat terganggu. Karna sejenis ikan maupun udang tidak ada lagi akibat dampak limbah tersebut,” tandasnya.(war/tob)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro