Tokoh Masyarakat Minta Anggota DPRD Karo di Test Urin, Kepala BNNK: Kita Mainkan!

  • Bagikan

KARO – Lintas tokoh masyarakat Karo mengusulkan dan meminta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo, melakukan test urin terhadap anggota DPRD Karo.
AKBP Heppi Karo Karo, selaku Kepala BNNK menyambut baik usulan itu. “Kita Mainkan,” tegasnya.

Ide atau usulan itu muncul mengingat peredaran narkotika, khususnya jenis sabu-sabu, di Kabupaten Karo belakangan ini sudah sampai pada level bahaya. Hal itu juga terbukti dari data tangkapan BNNK dan Polres Karo.

Bahkan, Jumat (28/06) lalu, seorang aparat terbaik Polres Karo, Kanit Satres Narkoba Aipda Hasmion Sembiring Milala, meninggal usai melakukan penangkapan terhadap tersangka Pijay Sinulingga yang diduga gembong narkoba jenis sabu.

Melihat situasi yang sudah sangat mengkawatirkan itu, dan di moment yang tepat karena beberapa waktu lalu, BNNK Karo menggelar acara Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), juga dua hari AKBP Heppi Karo Karo mensosialisasikan gerakan anti narkoba sampai ke warung kopi, dirasa tepat mencetuskan ide para anggota DPRD Karo untuk di test urine.

BACA..  Prediksi Pertandingan Parma vs Crotone - 25 April 2021

Para tokoh masyarakat meminta BNNK Karo melakukan test urine kepada anggota DPRD Karo, sebagai antisipasi agar wakil rakyat benar-benar bersih dari narkoba.

Drs Joy Harlim Sinuhaji, tokoh masyarakat Berastagi, yang juga mantan anggota DPRD Karo periode 2004-2009, adalah salahsatu yang mengusulkannya. “Usulan ini sangat bagus karena DPRD memang harus bersih dari para pemakai Narkoba. Kita mulai dari public pigur dunia politik karena setiap oknum pasti punya banyak pengikut karena untuk menjadi anggota dewan perwakilan rakyat tidak lah mudah di masa sekarang,” Kata Ketua Komisi B dan Ketua Fraksi Partai Patriot di masanya itu.

Lanjutnya, jabatan DPRD merupakan jabatan yang terhormat maka kita tidak ingin perwakilan kita memiliki nilai yang terhormat juga di mata masyarakat salah satunya setipa oknum harus bersih dari penyakit masyarakat khusunya narkoba katanya tegas.

BACA..  Prediksi Pertandingan Parma vs Crotone - 25 April 2021

Sementara Ketua Satgas inti IPK Kab.Karo, Apner Celle Kembaren mangatakan, test urine kepada anggota DPR cukup perlu karena seandainya bila ada oknum DPRD yang positif narkoba, kita takut kejiwaannya terkontaminasi dan sangat fatal dalam pengambilan kebijakan yang menyakut kepentingan masyarakat banyak.

Johanis Singarimbun, tokoh pemuda Katolik mengatakan, usulan tersebut sangat baik. “Kalau tidak salah, dalam setiap pencalonan anggota DPRD ada juga syaratnya surat hasil test bebas narkoba. Menurutku tidak salah juga dilakukan kembali test bebas narkoba untuk wakil kita yang terhormat tersebut. Ini untuk memastikan dan menunjukkan ke masyarakat khususnya rakyat sirulo bahwa yang mewakili hak nya di DPRD 100 persen bebas dari narkoba,” ujarnya.

BACA..  Prediksi Pertandingan Parma vs Crotone - 25 April 2021

Lanjutnya, namun saya selaku masyarakat awam berfikir bahwa dalam melakukan test dilakukan secara terbuka di hadapan para tokoh perwakilan masyarakat, adat, agama dan aparat kepolisian. Dan harus juga jelas datanya dari keseluruhan anggota dewan siapa yang hadir dan apa hasil nya.

Sementara Jan Erba Sebayang, tokoh Gereja GBKP menambahkan, “Hal tersebut sebenarnya sudah lama kita usulkan, namum sampai saat ini masih belum terelesasi. Kiranya kali ini usulan masyarakat tersebut bisa di tindak lanjuti oleh pihak BNNK Karo,” kata Jan Erba.

Kepala BNNK Karo AKBP Heppi Karo Karo, menanggapi semua masukan, ide dan permintaan para lintas tokoh tersebut, mengaku siap melaksanakannya. “Kita mainkan,” ujar AKBP Heppi Karo Karo kepada Posmetro Medan. (nal/tob)

  • Bagikan