Sadis, Paman Cacat Dibantai Ponakan ,Perut Ditikam, Kepala Pecah Dibalok

  • Bagikan

SERBAJADI – Sugeng (55) warga Dusun 13 Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi Kabupaten Sergai tewas dengan kondisi mengenaskan di kediamannya, Rabu (24/7) pagi. Pria cacat itu dihabisi keponakannya sendiri, Ari Hartomo alias Tompel (22).
Berdasarkan keterangan saksi mata, Tusiwon alias Keling (64). Sebelum ditemukan tewas dengan kondisi perut ditikam pisau dan kepala pecah, sempat terdengar cek cok antara keduanya di kediaman korban.

Awalnya, Tusiwon tak menggubris keributan antara paman dan ponakan itu. Namun keributan malah semakin menjadi-jadi. Dan beberapa kali terdengar suara bantingan barang-barang.

BACA..  Prediksi Pertandingan Marseille vs Lorient - 17 April 2021

Hal itu membuat saksi, penasaran dan mendatangi asal suara keributan. Saat mengintip ke dalam rumah, Tusiwon melihat Tompel memegang tongkat kayu milik Sugeng.

Sementara Sugeng sendiri dalam kondisi terlungkup dan bersimbah darah. Kepala korban tampak pecah dan isi kepala korban tampak tumpah.

Mengetahui kehadiran Tusiwon, tersangka langsung kabur. Sedangkan, saksi yang syok melihat kondisi korban langsung memanggil warga.

Tetangganya Agus pun muncul diikuti warga lainnya. Pemandangan mengerikan itu langsung dilaporkan warga ke Polsek Dolok Masihul.

Tak butuh waktu lama, petugas dibantu masyarakat berhasil meringkus pelaku di Dusun 12, Desa Pulau Gambar.
Guna menghindari amukan massa tersangka diamankan di kantor Desa Pulau Gambar. Namun massa yang semakin ramai, memaksa petugas memboyong Tompel ke Polsek Dolok Masihul.

BACA..  Prediksi Pertandingan Marseille vs Lorient - 17 April 2021

Petugas yang berada di lokasi kejadian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, 1 buah pisau dapur tanpa gagang, 1 batang kayu bulat berukuran lebih kurang 2 meter, 1 batang kayu balok ukuran 2×2 M, 1 buah plat yang dilengkapi roda, 1 buah sarung warna abu-abu.

Kasat Reskrim Polres Serdangbedagai, AKP Hendro Sutarno mengatakan motif pembunuhan ini karena pelaku merasa sakit hati.
“Jadi dia sakit hati dipanggil korban ini dengan nada keras. Jadi dibilangnya sudah kurawat tapi perlakuannya sama dia kok seperti itu. Saat ini pelaku masih Diamankan di Polsek besok baru kita bawa ke Polres,” kata AKP Hendro Sutarno.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul, Iptu M Tambunan menambahkan selain dihabisi dengan benda tumpul dibagian kepala korban juga dihabisi dengan pisau.

BACA..  Prediksi Pertandingan Marseille vs Lorient - 17 April 2021

“Untuk sementara berdasarkan kasat mata ada enam tusukan diperutnya. Karena selain pakai benda tumpul juga benda tajam,” kata Kanit Polsek Dolok Masihul Iptu M Tambunan. (war/bdh)

  • Bagikan