Judi Togel Marak, Petani Malas ke Ladang

oleh -1.056 views

SIMALUNGUN| MU – Tokoh petani di Kabupaten Simalungun Darwis Sipayung, mengaku prihatin dengan maraknya judi togel (toto gelap) yang mewabah hingga ke pelosok perkampungan.

Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Simalungun, ini juga menegaskan, maraknya judi togel saat ini di Kabupaten Simalungun, membuat banyak petani di sentra produksi pertanian seperti Kecamatan Panei, Raya, Jorlang Hataran, Dolok Panribuan, Girsang Sipanganbolon,Tanah Jawa, Silimakuta dan Pamatang Silimakuta, malas mengerjakan ladang atau sawahnya

“Saya prihatin sekali akibat maraknya judi togel sampai ke perkampungan. Banyak petani yang malas ke ladang atau ke sawah karena sudah lebih betah membahas togel di warung kopi dari pagi sampai siang,” ujar Darwis.
Darwis berharap, Kapolres Simalungun memberikan perhatian serius dalam memberantas judi yang sudah merusak kehidupan petani.
“Karena petani malas ke ladang atau sawah berdampak pada kualitas dan minimnya produksi tanaman. Sehingga petani selalu merugi dan harus terlilit hutang untuk biaya produksi. Bahkan ada yang sampai kesulitan menutupi biaya hidup keluarganya,” ujar Darwis.
Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan sebelumnya kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah berkomitmen dalam pemberantasan berbagai praktik judi yang merupakan salahsatu penyakit masyarakat. Polisi menurutnya tidak pernah tutup mata terhadap judi dan sudah banyak yang ditangkap pelaku judi togel. 
“Polisi komit dalam memberantas penyakit masyarakat termasuk judi togel. Sudah banyak yang ditangkap pelakunya,” sebut Panjaitan.
Dari penelusuran wartawan, judi togel di Kabupaten Simalungun masih marak bahkan terkesan kebal hukum. Dugaan di kalangan masyarakat dan hasil penelusuran wartawan di lapangan, ada campur tangan aparat pengak hukum hingga bisnis haram tersebut terkesan dipelihara. Seperti di Kecamatan Jorlang Hataran dan Tanah Jawa, tidak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum. (davis suhendra)