GMKI PEMATANGSIANTAR-SIMALUNGUN LANTIK 150 ANGGOTA BARU

oleh -374 views

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar Simalungun, kembali mengadakan penerimaan anggota baru melalui kegiatan Masa Perkenalan dan Persekutuan (Mapper) yang diadakan pada Sabtu 3 November 2018, di GPDI Pusat Hosanna Pematangsiantar, tepatnya di depan Asrama Polisi.

Sebagai organisasi kaderisasi, Mapper ini sudah di programkan dalam Program Kerja Badan Pengurus Cabang GMKI yang di sahkan di Sidang Pleno 1 badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI PSS pada tahun 2017 lalu, sebagai perwujudan dari misi GMKI yang pertama yaitu mengajak mahasiswa dan warga perguruan tinggi lainnya kepada pengenalan akan Yesus Kristus.

Ketua Panitia Mapper, Izah Sari Sihombing, berhasil melaksanakan kegiatan dari awal hingga selesai dengan mengukuhkan sebanyak 150 anggota baru GMKI PSS yang berasal dari berbagai kampus di Pematangsiantar, di antaranya FKIP UHN, STT HKBP, USI, SULTAN AGUNG, STIE MARS, EFARINA, Murni Sadar, hingga melebarkan sayap pelayanannya ke kampus Sekolah Tinggi Biblevruow HKBP Laguboti.

Dalam sambutannya Wahyu Nolim Siregar, Ketua Cabang GMKI PSS mengatakan, bahwa peserta Mapper tersebut akan dibina di GMKI melalui program-program BPC seperti Masa Bimbingan, Latihan Kepemimpinan, dan diskusi tematik.

Wahyu juga menyampaikan bahwa akan ada banyak ilmu, pelatihan soft skill yang didapat mahasiswa di GMKI, sebelumnya nanti akan ada pemetaan minat dan bakat yang dilakukan BPC untuk mengetahui skala kebutuhan program bagi anggota GMKI yang baru saja dilantik yang tentunya sebagai organisasi Kristen akan mengimplentasikan ilmu tersebut dalam pelayanan GMKI di Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat.

Izah melaporkan yang menghadiri kegiatan mapper GMKI beberapa senior GMKI yang ada di kota Pematangsiantar, Batara Manurung (Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara), Daniel Siregar (Kepala Bagian BPBD Kota pematangsiantar) Daniel Dolok Sibarani (Ketua Komisioner KPU Kota Pematangsiantar) Fawer Full Fander Sihite (Ketua Institute Law and Jusctice) dan Kristian Silitonga (Pemerhati Politik Kota Siantar).

Batara Manurung membawakan Materi Sejarah dan Visi Misi GMKI, sangat menekankan betapa pentingnya berGMKI di mana Ilmu yang didapatkan tidak akan ditemukan di dalam ruang-ruang kuliah.

Sementara Ketua Institute Law and Justice) Fawer Full Fander Sihite dalam pemaparannya di Materi Panca Kegiatan dan Tri Panji GMKI, mentakan, Profil Kader GMKI terlihat dengan memiliki Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian. Ketiga profil ini harus sejalan dimiliki seluruh kader yang betul betul menghayati proses pembetukan karakter diri melalui Panca kegiatan GMKI “berdoa, belajar, bersaksi, bersosial, berkreasi”.

Daniel Siregar dan Daniel Sibarani yang membawakan sesi Shering dan Motivasi, sebelum melanjutkan sesi, menanyakan terlebih dahulu kepada para peserta jika apakah masih ada keraguan bergabung dalam GMKI. Isah Sari, ikut menekankan dan menanyakan langsung pada peserta: Masih ragu-ragu masuk GMKI? Segera balik kanan. Bahwa ingin menyampaikan berGMKI jangan setengah setenga karena akan percuma dan rugi sendiri agar peserta menyakini organisasi betul betul untuk melatih diri,” kata Izah Sari.

Di sesi terakhir penanam nilai nilai organisasi melalui materi Konstitusi GMKI, dibawakan oleh Badan Pengurus Cabang GMKI PSS. (Lis)