LIRA Desak Kejari Simalungun Periksa juga TNI dan Polri

oleh -806 views
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Simalungun saat menyampaikan aspirasi ke Kejari Simalungun terkait penanganan kasus dana posko KM Sinar Bangun.(davis suhendra/Dok)

SIMALUNGUN-GN | Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kabupaten Simalungun, mendesak Kejari Simalungun memeriksa seluruh oknum di institusi yang menerima aliran dana posko pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Juni 2018 lalu. Termasuk dari TNI/ Polri.

Bupati LIRA Simalungun, Hotman Petrus Simbolon kepada wartawan, Rabu (31/10/2018) di Pamatang Raya Kabupaten Simalungun mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan langsung desakan tersebut ke Kejari Simalungun sejak Selasa (30/10/2018) kemarin.

” LIRA Simalungun sudah menyampaikan kepada Kejari Simalungun untuk memeriksa institusi Polri dan TNI dalam penanganan dugaan penyimpangan penggunaan dana posko pencarian korban KM Sinar Bangun,” ujar Hotman.

Diharap, Kejari Simalungun tidak diskriminatif dalam menangani dugaan penyimpangan dana posko KM Sinar Bangun dengan hanya memeriksa sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Simalungun semata. Sementara penerima dana lainnya seperti Polres Simalungun dan Kodim 0207 Simalungun serta Denpom Pematangsiantar yang mencapai Rp 2 miliar lebih, belum pernah dipanggil.

Namun menurut Hotman, pihak Kejari Simalungun sudah berjanji seluruh pihak peƱerima dana Posko KM Sinar Bangun, akan segera diperiksa. Namun, masih menunggu petunjuk pimpinan. ” Terkait pemeriksaan terhadap Polri dan TNI, masih menunggu petunjuk pimpinan namun penanganannya serius dilakukan,” sebut Robinson seraya mengakui anggaran dikucurkan mencapai Rp5 miliar pada saat itu.

Polres Simalungun yang dikonfirmasi via telepon melalui Kabag Ops Kompol Hendrik Situmorang, mengakui pihaknya menerima dana pencarian korban KM Sinar Bangun mencapai Rp 1 miliar lebih.

Namun dana tersebut katanya, digunakan untuk makan personel dan biaya lainnya untuk keperluan personel Polres Simalungun yang terlibat dalam pencarian korban KM Sinar Bangun.

” Memang ada ada diterima untuk kebutuhan anggota yang ditugaskan dalam pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun,” ujar Hendrik mengakui. (davis suhendra)