Hefriansyah Terjerat Dilema Dana THR

oleh -554 views

SIANTAR | MU- Dimakan mati ayah, tak dimakan mati ibu. Kiasan ini tepat disandang Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, terkait dana Tunjangan Hari Raya (THR) bagi jajarannya.

Mantan anggota DPRD Kota Siantar Ir Bonatua Pospos mengatakan, demi memenuhi kebutuhan dana THR bagi ASN serta Pensiunan jajaran Pemko Siantar, Wali Kota terpaksa mencaplok sejumlah dana dari mata anggaran yang telah terprogram sebelumnya di dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Siantar Tahun Anggaran 2018. Sesuai aturan administrasi negara, Wali Kota wajib meminta persetujuan dewan terlebih dahulu untuk bisa mencekuh dana tersebut.

“Nah, saat itulah nanti saya memastikan, jajaran DPRD Kota Siantar menjadi penting. Karena keputusan apakah memberikan persetujuan atau justru menolak, ada di tangan dewan. Kalau menyetujui dengan cepat saya kira sulit. Karena, hubungan kurang baik selama ini sudah menghantui keduabelah pihak,” tandas Bonatua, Rabu (6/06) siang.